Jumat, 17 Januari 2014

Komik Naruto 661 Bahasa Indonesia


Download Komik Naruto Shippuden 661 Bahasa Indonesia

Download Komik Naruto Shippuden 661 Bahasa Indonesia .Rar
[Rockdizfile]


ALUR CERITA NARUTO 661 VERSI TEKS

Sebelumnya, semua Bijuu termasuk Kyuubi hampir sukses ditarik oleh Madara, kini Madara semakin dekat dengan rencananya!
Akhirnya Kyuubi terlepas dari tubuh Naruto!! Kemudian keadaannya kini mulai sangat lemas sekali tak berdaya! Gaara pun membuat pasir terbang untuk Naruto yang sedang terjatuh
Di tempat Madara berdiri bersama dengan Gedo Mazo, Shukaku dihisap oleh Gedo Mazo.. Kemudian diikuti berurutan dengan Niibi, Sanbi, Yonbi, sampai akhirnya pada Kyuubi
“Shukaku!” teriak Gaara melihat Bijuunya terhisap kedalam Gedo Mazo
Ini salahku… Bee..” ucap Hachibi, kata-kata terakhirnya sebelum terhisap oleh Gedo Mazo
“Sekarang ini.. ada di tanganmu.. lari Kazekage!” perintah Kurama sesaat sebelum terhisap oleh Mazo
“Apakah hal ini dapat…” ucap penuh heran shinobi Konoha. “Mereka semua telah didapatkan!” tambah salah satu Shinobi Kumogakure
Lalu, mata Gedo Mazo sekali lagi terbuka semuanya. “Bagus… ternyata aku sanggup melakukan ini semua” ucap Madara
“Itu lebih lama dari beberapa detik..” sahut Zetsu Putih kepada Madara. “Meskipun itu lebih cepat daripada yang dilakukan Obito” lanjut Zetsu
“Hmphh.. seenaknya bicara.. kau hanya eksperimen gagal yang mempunyai kebiasaan berbicara sembarangan di depan tuannya” balas Madara kepada Zetsu
“Zetsu Hitam telah dijuluki Dokusetsu (Caci Maki) dan Zetsu Putih itu Jousetsu (Banyak Cakap) inilah kami” Kata Zetsu. “Semua sepertinya berjalan dengan baik, semua berada di bawah kekuasaanmu!” lanjutnya
“Bagaimana perang ninja ini berlangsung setelahnya!?” ucap Madara
HIRAISHIN GIRI!! Sreeettt … !! Tiba-tiba Tobirama muncul di belakang Madara!! Tobirama yang menggunakan pedangnya, mencoba menusuk Madara!!
Serangan pertama Tobirama mengarah tepat sasaran pada Madara.. tapi akhirnya di tangkis oleh Madara. Dan kemudian mereka terus bertarung.
Sementara itu di lokasi Gaara “Sekarang, kesempatanku” ucapnya sambil membawa Naruto yang sedang sekarat
“Aku tak akan membiarkanmu mati…” batin Gaara. “Tak akan!!”
Kembali ke pertarungan Tobirama dengan Madara, yang kemudian Tobirama sudah tertangkap oleh Madara dengan benda hitamnya yang dapat menghentikan pergerakan lawan.
“Memanfaatkan kesempatan saat musuhmu berpikir kalau dia menang.. kau memang selalu berpikir seperti itu” ucap Madara. “Cerdas sekali.. mengambil kesempatan saat aku bertarung dengan anak-anak itu..” lanjutnya
“Perasaan ini.. bercampur..” ucap Tobirama tersungkur tak berdaya
“Fufufu.. tapi surga sedang tersenyum padaku.. saat kau diagungkan sebagai shinobi tercepat.. lihatlah dirimu sendiri yang sangat menyedihkan..” ucap Madara dihadapan Tobirama
“Ada alasannya kenapa kakakmu tak bisa mengeluarkan kemampuanmu yang sebenarnya.. anggap saja kebetulan, takdir.. tapi sekarang ada pemisah diantara kemampuan kita” lanjut Madara
“…” Tobirama hanya terdiam
“Dan juga, aku sedang memiliki mata yang baru… tapi, aku belum tahu apakah mata ini akan cocok denganku” ucap Madara lagi
Di lokasi lain, dengan Eternal Mangekyou Sharingan yang aktif, Sasuke bergerak dengan Kuchiyose Elangnya! Sasuke pun mengingat kejadian sebelum berangkat menuju Madara
“Uchiha Muda, biarkan aku.. memberikanmu sebuah jutsu” ucap Hashirama. “Sebuah jutsu??” Sasuke bertanya-tanya
“Ya.. Madara telah mengambil Chakra senjutsuku.. ini adalah jutsu untuk mengikatnya dengan itu..” Ucap Hashirama
“Kalau begitu aku sarankan kau melakukannya sendiri.. kau kan Edo Tensei.. paling aku akan menarik benda itu dari punggungmu” jawab Sasuke kepada Hashirama
“Benda ini telah ditusuk paksa ke titik tekanan kami.. itu berarti peluang kami untuk membentuk chakra itu tak ada.. dan kupikir ada baiknya kau tak menyentuhnya”
“Aku akan menyalurkan chakra yang tersisa padamu.. tolong, hentikan Madara” ucap Hashirama
“Kenapa kau memintaku, yang seorang Uchiha?” tanya Sasuke
“Kau mengingatkanku.. kepada adik Madara.. Uchiha Izuna!” jawab Hashirama. “Lalu kenapa? Apa itu ada hubungannya dengan menghentikan dirinya?” Sasuke bertanya kembali
“Madara sebenarnya orang yang baik, dia selalu menjaga adiknya yang sangat ia sayangi, karena itulah kuyakin kau punya kesempatan.. kau mungkin mampu menghentikannya tanpa kekerasan” jelas Hashirama dengan keadaan makin lemas
“Sekarang kemarilah.. dan berdirilah didepanku”. Kemudian Sasuke pun menurut pada Hashirama
Snap.. Snap// Madara memutuskan bagian dari benda besi hitam itu. Sreet, kemudian Madara melemparkannya kearah kepala Tobirama.
“Sudah lama aku menunggu momen seperti ini.. kau.. kaulah orang yang membunuh Izuna” ucap Madara
“Aku tak lebih dari sekedar mayat hidup.. apa yang kau lakukan sama sekali tak ada artinya..”
“Apa yang sangat kau harapkan sampai-sampai kau membangkitkan dirimu sendiri? masa kita telah lama usai!” bentak Tobirama
“Aku ingin membuat berhasil apa yang Hashirama telah gagal.. dalam membuat sebuah negeri.. tapi dunia ini memiliki pendahulu yang gagal, Hashirama”
“Mereka yang diambang kematian, membutuhkan perawatan dilapangan”
“Dan Mugen Tsukuyomi.. apa itu yang kau maksud perawatan?” tanya Tobirama
“Itu semua berada di ambang kematian dan itu dibutuhkan di lapangan perawatan, aku akan beraksi secepatnya!!!” ucap Zetsu
“Tepat! Negeri Hashirama adalah sebuah kontradiksi yang memalukan.. manusia membutuhkan perdamaian.. tapi di waktu yang sama, menyerukan peperangan.”
“Itu adalah dua dunia semata yang hanya dimiliki manusia, memikirkan perdamaian tetapi menumpahkan darah adalah sesuatu dimana hanya manusia yang bisa melakukannya” ucap Madara
“Dalam dua sisi dalam koin yang sama.. untuk melindungi sesuatu.. yang lain harus di korbankan” masih ucap Madara
“Walau itu temanku, saudaraku, atau bahkan anakku sendiri.. siapapun yang mengkhianati negerinya tak akan kumaafkan” ucap Hashirama dulu dalam ingatan Madara
“Bagaimanapun, kau memiliki tujuan, akan tetapi itu bukanlah impian yang boleh kau kendalikan” ucap Tobirama, disaat kondisinya yang sekarat, ia sempat menembak suatu teknik dari mulutnya kepada Madara, tapi dengan mudah dapat Madara tangkis
“Begitulah, selain itu hanyalah sebuah dunia impian” ucap Madara.
Tiba-tiba! Sasuke muncul di belakang Madara, akan tetapi Madara sadar kemunculan Uchiha muda itu dibelakangnya, seketika Sasuke hanya terdiam tak dapat bergerak.
“Dunia ini.. dunia yang diciptakan oleh Hashirama.. sangat penuh dengan ketidakpastian dan keganjilan..” ucap Madara
“Sial.. apa-apaan ini!?” batin Sasuke terdiam
“Kau harus mengorbankan sesuatu untuk melindungi yang lainnya” ucap Madara dengan mengambil pedang Sasuke
“Jangan lakukan itu Madara! ini hanya akan…” sahut Tobirama
“Walaupun itu temanku, saudaraku, atau bahkan anakku.. aku beri kau waktu untuk melakukan sesuatu.. sungguh sangat menyedihkan” sambil menghunus pedang ke dada Sasuke
Pedang tanpa ampun menembus tubuh Sasuke!!
— Bersambung ke Naruto Chapter 662 —

Tidak ada komentar:

Posting Komentar